Corporate Governance Perception Index (CGPI)

governance1

Istilah Corporate Governance pertama kali dicetuskan pada Cadbury Committee di tahun 1992 yang menggunakan istilah tersebut dalam laporan yang kemudian dikenal sebagai Cadbury Report. Cadbury Report (1992) mendefinisikan Corporate Governance sebagai:

 “The system by which organisations are directed and controlled”

Praktik Tata Kelola (Governance) merupakan bentuk pembenahan yang dilakukan setiap entitas bisnis baik swasta maupun pemerintah yang dicanangkan pemerintah untuk merubah pandangan bisnis yang selama ini telah dijalankan. Corporate Governance dilatarbelakangi oleh konsep pemisahan antara kepemilikan para pemegang saham dan pengendalian para manajemen dalam perusahaan. Hal ini dikembangkan dalam teori agensi di tahun 1970-an yang mengatakan bahwa Dewan Komisaris secara rasional akan bertindak bagi kepentingan mereka, dan bukan dengan bijaksana dan adil bertindak bagi kepentingan para pemegang saham. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem checks and balances untuk mencegah potensi penyalahgunaan kekuasaan (Tricker, 1994).

Beberapa definisi mengenai corporate governance diantaranya.

“The structure through which shareholder, directors, managers set of the board objective of the company, the means of attaining those objectives and monitoring performance” (OECD, 2004).

“The term corporate governance refers to the relationship among these three groups in determining the direction and performance of the corporation” (Monks and Minow, 1995).

“Mekanisme admnistratif yang mengatur hubungan-hubungan antara manajemen perusahaan, komisaris, direksi, pemegang saham dan kelompok-kelompok kepentingan (stakeholder) yang lain. Hubungan-hubungan ini dimanifestasikan dalam bentuk berbagai aturan permainan dan sistem insentif sebagai framework yang diperlukan untuk menentukan tujuan-tujuan serta pemantauan kinerja yang dihasilkan” (Wahyudi Prakarsa, 2000).

Tata kelola (governance) secara konsep maupun praktik, merupakan sebuah perubahan yang perlu dicermati oleh korporasi sebagai lingkungan eksternal yang harus diadaptasi (internalisasi), dijadikan acuan dan pedoman (sistem), diperhatikan dan menjadi arah perkembangan masa depan (strategi) serta menjadi bagian dari organisasi yang mempengaruhi cara dan gaya organisasi (budaya) dalam mengambil keputusan dan menempatkan diri di pasar dan industrinya.

The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) berdiri pada tanggal 2 Juni 2000 atas prakarsa Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), praktisi dan profesional, serta tokoh masyarakat yang memiliki visi dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik. Tujuan membentuk IICG adalah untuk memasyarakatkan konsep corporate governance dan manfaat penerapan prinsi-prinsip GCG seluas-luasnya dalam rangka mendorong terciptanya dunia usaha Indonesia yang beretika dan bermartabat. Wujud kontribusi IICG tersebut dicanangkan dalam empat kegiatan utama, yaitu: (1) Penelitian dan Pemeringkatan, (2) Pendidikan dan Pelatihan, (3) Publikasi dan Promosi, serta (4) Penilaian dan Pengembangan.

Salah satu program yang terus menerus dilaksanakan IICG sejak tahun 2001 hingga sekarang adalah Corporate Governance Perception Index (CGPI) yaitu program riset dan pemeringkatan penerapan good corporate governance (GCG) pada perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui perancangan riset yang mendorong perusahaan meningkatkan kualitas penerapan konsep corporate governance (CG) dengan melaksanakan evaluasi dan benchmarking sebagai upaya perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement).

Program CGPI yang diselenggarakan IICG setiap tahunnya merupakan program yang bersifat sukarela (voluntary), selektif, dan elektif. Keikutsertaan perusahaan dalam CGPI merupakan sebuah pilihan (elektif) secara sukarela (voluntary) tanpa didasari oleh dorongan memenuhi aturan (mandatory) dan mempertimbangkan kesiapan internal perusahaan (selektif) dalam memutuskan berpartisipasi mengikuti CGPI berdasarkan tema penilaian. IICG sebagai lembaga masyarakat yang independen mengundang partisipasi perusahaan pada CGPI dalam bentuk himbauan (voluntary) kepada beberapa perusahaan yang sudah diwajibkan menerapkan GCG ataupun belum (selektif) melalui penetapan tema khusus penilaian CGPI (elektif).

Beberapa indikator yang menjadi penilaian dalam menentukan nilai CGPI sebagai berikut.

 Picture2

Sebagai output penilaian CGPI diimplementasikan dengan skor dan predikat yang mewakili range dari skor tersebut.

  • 55,00 – 69,99 “Cukup Terpercaya”
  • 70,00 – 84,99 “Terpercaya”
  • 85,00 – 100 “Sangat Terpercaya”.

Selanjutnya, untuk memperoleh penilaian CGPI dapat diakses dengan menghubungi kantor The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) atau berlangganan majalah SWA. Pengalaman kami untuk mendapatkan publikasi nilai CGPI teman-teman cukup datang ke IICG lalu menyerahkan proposal penelitian yang sedang dikerjakan serta lampiran mengenai data-data yang dibutuhkan, jika disetujui maka pihak IICG akan mengirimkan softcopy sesuai dengan alamat email yang disampaikan.

Selamat belajar teman-teman……………………

Advertisements
Tagged , , ,

4 thoughts on “Corporate Governance Perception Index (CGPI)

  1. desi says:

    maaf sebelumnya mau nnya klo kita mau memperoleh publikasi nilai CGPI untuk perusahaan yang tergabung dalam IDX 30 bagaimana ya cara nya?? selain kita datang ke IICG bagaimana ya?

    • Selain datang ke IICG setau saya blm bisa mba. Atau mba coba cari majalah SWA biasanya disana juga dipublikasikan. Tapi kalau mau ke IICG cukup mudah koq caranya. Hanya dengan bawa surat keterangan dr kampusnya nanti lgsung dikirim softcopynya dalam waktu 2 hari

  2. Ghea says:

    Selamat malam kak, saya domsili di Balikpapan. Apa bisa jika saya mengirim surat pengantar ke IICG utk mendapatkan softcopynya?
    Terimakasih sebelumnya kak 🙂

    • Bisa sekali kamu tinggal buat surat kalau bisa ada kop kampus atau institusi yang kamu wakili
      Terus bilang tujuan kamu mendapatkan data untuk apa

      Bisa koq mereka paling lambat seminggu udah kirim

      Oh iya blog kami sudah pindah ke domain baru ya

      Silahkan kunjungi

      equition.id

      Untuk informasi berhubungan dengan ekonomi dan computer science review

      Ditunggu ya diskusi dan komentar2 nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: