Cross Tabulation menggunakan SPSS

092247500_1424596159-Membuat-Pasangan-tetap-Setia1

Pembahasan ini bukan seputar percintaan, namun menjodohkan variabel melalui data-data penelitian yang diperoleh, hal tersebut biasa disebut dengan Tabulasi Silang (Cross Tabulation). Tabulasi silang merupakan metode yang biasa digunakan pada evaluasi atau deskripsi data penelitian untuk menguji hubungan antar variabel.

 Kajian ini diambil dari project pribadi yang saya kerjakan untuk menganalisis kecepatan proses underwriter (sebutan untuk proses analisis manajemen risiko dalam perusahaan Asuransi). Berikut adalah ilustrasi tabulasi silang (cross tabulation).

1). Data yang dianalisis pada ilustrasi kajian ini adalah “proses” (1 kali dengan kode 0, > 1 kali dengan kode 1) dan “SLA” (sesuai SLA dengan kode 0, tidak sesuai SLA dengan kode 1).

2). Data disiapkan dengan format excel dan merupakan variabel Dummy (variabel yang terkategorisasi, cth: 0 = laki-laki dan 1 = perempuan).

3). Buka program SPSS lalu beri nama variabel pada Variabel View dengan kategorisasi seperti berikut.

06052016

4). Lalu pindahkan data dengan Copy Paste dari Ms. Excel ke SPSS pada menu Data View.

5). Klik Analyze → Descriptive Statistics → Crosstabs

06052016_1

6). Pindahkan variabel pada bagian kiri ke kanan sesuai dengan format yang diinginkan (Row dan Column) seperti berikut. setelah itu klik OK.

06052016_2

7). Maka output yang dihasilkan seperti berikut.

06052016_3

Berdasarkan hasil olah data tersebut, terdapat 2 (dua) penafsiran yang diketahui.

  1. Pada tabel Case Processing Summary diketahui bahwa analisis tabulasi silang pada kajian ini mengolah total 669 data dengan data yang valid (dapat dipasangkan antara dua variabel) sebanyak 554 dan data yang missing (tidak dapat dipasangkan) sebanyak 115.
  2. Pada tabel Proses*SLA Crosstabulation diketahui bahwa:
  • Proses analisis yang sesuai dengan SLA/KPI perusahaan dengan proses yang berlangsung cukup dengan 1 kali proses (tidak mengalami kesalahan) sebanyak 341 data dan terhadap proses yang lebih dari 1 kali, data yang sesuai dengan SLA/KPI sebanyak 59
  • Proses analisis yang tidak sesuai dengan SLA/KPI perusahaan dengan proses yag berlangsung  cukup dengan 1 kali proses (tidak mengalami kesalahan) sebanyak 62 dan terhadap proses yang lebih dari 1 kali, data yang tidak sesuai dengan SLA/KPI sebanyak 92.

Berikut pembahasan mengenai analisis tabulasi silang (Cross Tabulation). Selamat belajar teman-teman……………

 

Advertisements
Tagged , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: