Tag Archives: spss

Cross Tabulation menggunakan SPSS

092247500_1424596159-Membuat-Pasangan-tetap-Setia1

Pembahasan ini bukan seputar percintaan, namun menjodohkan variabel melalui data-data penelitian yang diperoleh, hal tersebut biasa disebut dengan Tabulasi Silang (Cross Tabulation). Tabulasi silang merupakan metode yang biasa digunakan pada evaluasi atau deskripsi data penelitian untuk menguji hubungan antar variabel.

Continue reading

Advertisements
Tagged , ,

Transformasi Data with Excel Formula

120613_4

Transformasi data seringkali digunakan ketika sebuah model penelitian tidak lulus uji asumsi klasik. Pada pembahasan ini akan dikaji mengenai cara mentransformasi data penelitian dengan lebih praktis menggunakan formula pada Ms. Excel.

Continue reading

Tagged , , ,

UJi Hipotesis (Uji t/t-Test with Excel Formula)

Pembahasan ini akan menampilkan uji hipotesis pada analisis Regresi Berganda (Multiple Regression). Hipotesis merupakan dugaan yang diajukan pada suatu kajian/penelitian berdasarkan teori/penelitian sebelumnya/pengalaman empiris yang dirasakan. Dapat dilakukan berbagai cara untuk menguji suatu hipotesis. Analisis Regresi Berganda merupakan metode untuk menguji hubungan maupun pengaruh dari suatu variabel yang diujikan. Dalam menguji suatu hipotesis, digunakan analisis secara Parsial (t-test) maupun secara Simultan (F-test). This session will discuss about hypothesis testing in Multiple Regression. Hypothesis is a conjecture proposed in a study/research based on previous theory/research or based on empirical experience. Various ways can be done to test a hypothesis. Multiple Regression Analysis is a method to examine the relationship or  impact from a tested variable. Partial analysis (t-test) as well as simultaneous analysis (f-test) can be used to examining a hypothesis.

Continue reading

Tagged , , , , ,

Uji F / F-Test Regresi Berganda (SPSS With Excel Formula)

Secara umum, terdapat 2 (dua) bagian pada uji hipotesis menggunakan metode Regresi Berganda (Multiple Regression Analysis), yaitu uji pengaruh simultan (F-Test) dan uji pengaruh parsial (t-Test). Pada pembahasan ini, akan diilustrasikan tahapan uji pengaruh simultan (F-Test) dengan memanfaatkan SPSS dan Formula pada Ms. Excel

Uji Pengaruh Simultan (Uji F). Merupakan analisis untuk menguji signifikasi variabel independen (bebas) secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel dependen (terikat). Indikator yang digunakan untuk analisis Uji F melalui perbandingan nilai F Tabel dan F Hitung juga melalui nilai signifikansi yang dihasilkan.

Continue reading

Tagged ,

SPSS (Uji Korelasi / Correlation Test)

 

Dalam menganalisis sebuah model penelitian, dimana terdapat variabel Independen (X) dan variabel Dependen (Y) pada umumnya melibatkan tahapan untuk menghasilkan output mengenai hubungan antar variabel. Berbagai tools statistik yang ada saat ini telah menyediakan fasilitas untuk menguji hubungan antar variabel yang disebut dengan Correlation Test.

Continue reading

Tagged ,

SPSS (Uji Asumsi Klasik) Part II

Section ini merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya, yaitu Uji Asumsi Klasik (Part I). Di section ini akan dijelaskan tahapan analisis lain dalam uji asumsi klasik yang dikenal dengan uji Heteroskedastisitas dan uji Otokorelasi. Pembahasan ini menggunakan program analisis statistik SPSS 20. Berikut pembahasannya.

Continue reading

Tagged , ,

SPSS (Uji Asumsi Klasik) Part I

Pada section ini kita akan membahas prosedur uji asumsi klasik. Model regresi yang baik adalah yang paling cenderung terhindar dari penyakit yang melanggar asumsi. Untuk menghasilkan estimator yang linier tidak bias dengan varian yang minimum atau dikenal dengan istilah BLUE (Best Linier Unbiased Estimator). Berdasarkan hal tersebut, sebuah model regresi harus terlebih dahulu lulus dari beberapa pernyataan statistik yang disebut dengan Uji Asumsi Klasik. Berikut adalah uji asumsi klasik yang diproses menggunakan program aplikasi SPSS 20 untuk pengujian normalitas dan multikolinearitas data.

Continue reading

Tagged ,